PEKANBARU - Kasus manusia terbunuh oleh ular piton raksasa bukan kali pertama terjadi. Korban pada umumnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.
Sebelum penemuan Robert Nababan yang hampir meregang maut setelah digigit oleh taring piton raksasa sepanjang 7 meter yang ditemukannya di arean PT SSK di Sencalang, Batang Gangsal Indragiri Hulu, Sabtu (30/9/2017) malam lalu, kasus serupa juga sempat terjadi pada korban-korban lainnya.
Yang terdekat tentu saja kasus Wahyu, seorang petani kelapa sawit di Paya Rumbai, Indragiri Hulu yang ditemukan tewas setelah dililit oleh ular piton sepanjang 6,6 meter pada Kamis (19/1/2017) lalu.
Selain itu juga ada kasus Akbar, petani sawit yang ditemukan tewas di dalam perut ular piton raksasa.
Untuk lebih jelasnya, berikut ringkasan redaksi riausky terkait konflik yang melibatkan manusia dan ular raksasa.
Wahyu Ditemukan Tergeletak Setelah Dililit Piton 6 meter.
Wahyu, Warga Payarumbai Tewas Dililit

Kondisi Wahyu saat ditemukan tergeletak setelah dililit piton berukuran besar.
Wahyu adalah warga Payarumbai, Indragiri Hulu. Saat ditemukan warga, Kamis malam, Wahyu sudah dalam keadaan lemas terlilit ular yang memiliki panjang enam meter.
Sejumlah warga yang melihat korban, sempat melarikannya ke Puskesmas Pangkalan Kasai, namun nyawanya tak tertolong.
Setelah mengetahui korban meninggal, malam itu juga warga langsung mencari ular yang diduga telah membunuhnya.
Camat Seberida, Triyatno, mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh orang yang kebetulan melintas.
"Ada warga yang kebetulan melintas di jalan dalam areal perkebunan, dan menemukan sepeda motor korban terparkir," ujar Triyatno, Jumat (20/1/2017).
Ular yang berhasil ditangkap selanjutnya diamankan di rumah warga.
Merasa ada yang aneh, warga yang menemukan sepeda motor korban mengecek ke dalam kebun dan kaget melihat korban sudah terlilit ular.
Warga yang menjadi saksi mata kejadian itu langsung berupaya mengusir ular yang melilit korban.
Setelah berhasil mengusir sang ular, korban yang sudah lemas itu dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Kasai untuk mendapat perawatan.
Sayangnya, kuatnya lilitan ular membuat nyawa korban tak tertolong.

